Kombes Komarudin, si Dirlantas Polda Metro Jaya, tak bisa menyembunyikan rasa apresiasinya. Kali ini, sorotan tertuju pada PLN UID Jakarta Raya. Selama libur lebaran kemarin, pasokan listrik ternyata bisa dijaga dengan sangat baik. Dukungan ini, kata dia, punya dampak nyata. Bukan cuma untuk penerangan rumah, tapi juga membantu kelancaran pengamanan di berbagai titik keramaian.
Manfaat listrik yang andal itu dirasakan betul oleh warga. Baik yang memilih menetap di Jakarta, maupun yang sedang menempuh perjalanan mudik. Menurut sejumlah saksi, suasana di rumah-rumah ibadah dan pusat keramaian berjalan dengan khidmat dan ceria. Di balik itu, ada kesiapsiagaan 2.148 personel PLN yang tersebar di titik-titik vital. Mereka bekerja memastikan momen bahagia itu tak terganggu.
"Kami mengapresiasi kesiapan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan dan Idulfitri," ujar Komarudin.
Dalam keterangannya di Selasa (24/3/2026) itu, dia menambahkan, "Dukungan listrik yang stabil sangat membantu kelancaran pengamanan, khususnya di titik-titik keramaian dan jalur mudik."
Sebagai KaOpsda Ketupat Jaya 2026, Komarudin juga melihat satu hal lain. Para pengguna kendaraan listrik mendapat kemudahan yang luar biasa. Bayangkan saja, ada 673 unit SPKLU yang beroperasi di wilayah Jabodetabek. Infrastruktur pendukung kelistrikan yang masif dan optimal ini bikin hati tenang. Baik bagi mereka yang mudik maupun yang sedang dalam perjalanan pulang.
Di sisi lain, komitmen PLN tak berhenti di situ. Mereka juga menyiagakan peralatan pendukung seperti genset dan UPS. Peralatan itu ditempatkan di 519 masjid dan lokasi-lokasi strategis lainnya. Hasilnya? Rasa tenang bagi publik. Fakta bahwa tak ada kendala kelistrikan berarti selama libur panjang ini bicara banyak. Koordinasi antarinstansi pelayan publik, rupanya, berjalan harmonis. Semua demi kepentingan masyarakat.
Sinergi antara pengamanan dari Polda Metro Jaya dan jaminan energi dari PLN akhirnya menghadirkan Lebaran yang terang di Ibu Kota. Harapannya sederhana: masyarakat bisa menikmati sisa masa libur dengan kebahagiaan penuh, sebelum akhirnya kembali disibukkan oleh rutinitas pekerjaan.
Artikel Terkait
Polisi Surabaya Bongkar Sindikat Joki UTBK, Tarif Capai Rp700 Juta per Klien
Suporter Persipura Amuk, Rusak Stadion dan Bakar Mobil Usai Gagal Promosi ke Liga 1
Wamen Sosial: BMN di Sekolah Rakyat Adalah Amanah Rakyat, Bukan Sekadar Aset
Korban Luka Bakar 50 Persen Kecelakaan Bus ALS Dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang