"Alhamdulillah semua ditemukan, tidak ada yang hilang. Semua tertangani berkat kerja sama semua stakeholder yang ada di Pangandaran," ungkapnya dengan lega.
Meski begitu, pihak berwajib tak mau ambil risiko. Mereka sudah mengantisipasi untuk hari-hari berikutnya. Gabungan personel TNI, Polri, Basarnas, hingga penjaga pantai dikerahkan lebih masif lagi. Pengawasan diperketat. Di titik-titik yang dianggap rawan, bendera merah tanda larangan berenang berkibar sebagai peringatan visual yang jelas.
Nasihat dari polisi pun sederhana namun krusial: jangan lengah. Di tengah euforia liburan, pengawasan terhadap anak-anak dan keluarga harus jadi prioritas. Dengan begitu, momen bahagia tidak berubah menjadi petaka.
"Kami imbau masyarakat silahkan menikmati keindahan Pangandaran, tetapi jaga keselamatan," pesan Ikrar menutup perbincangan.
Artikel Terkait
TMII Siapkan Pawai Budaya hingga Tari Kecak untuk Ramaikan Libur Lebaran 2026
MAKI Kirim Piagam Satir ke KPK, Protes Pengalihan Status Tahanan Yaqut
Penertiban Dishub DKI Kosongkan Parkir Liar di Depan IRTI Monas
Kapolri Imbau Pemudik Manfaatkan Opsi WFA untuk Urai Puncak Arus Balik