Lautan manusia masih membanjiri Pantai Pangandaran di hari ketiga Lebaran. Suasana riuh rendah wisatawan yang ingin menikmati ombak dan pasir ternyata menyimpan cerita lain: puluhan anak justru terpisah dari orang tua mereka di tengah keramaian itu. Menurut data yang dihimpun, lebih dari 40 anak hilang dari pengawasan keluarganya.
Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, mengonfirmasi kejadian ini. Keramaian yang luar biasa, katanya, menjadi penyebab utama.
"Karena banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran, ada beberapa laporan yang masuk ke kita, ada yang terpisah, anak terpisah dari orang tuanya, dan orang tua yang terpisah dengan anaknya," jelas Ikrar, Senin (23/3/2026).
Mendengar laporan, petugas di pos-pos pantau langsung bertindak. Mereka tak henti-hentinya menyebutkan ciri-ciri anak atau keluarga yang hilang lewat pengeras suara, berharap ada yang mengenali. Upaya itu tak sia-sia. Sebagian besar kasus berakhir dengan pertemuan kembali yang mengharukan. Rasa panik para orang tua pun akhirnya terobati.
Artikel Terkait
Penjual Tikar di Ragunan Keluhkan Sepinya Pengunjung Saat Lebaran
Pembunuhan Georgi Markov: Misteri Payung Beracun Era Perang Dingin yang Tak Terpecahkan
Mantan Menhan AS Kritik Kebijakan Iran Trump Sebabkan Krisis Energi Global
Polisi Terapkan Sistem Satu Arah di Puncak Bogor, Arus Kendaraan Turun 25%