Suara ledakan menggelegar mengguncang Yerusalem pagi ini. Menurut laporan, ledakan itu terkait dengan rudal yang diluncurkan Iran ke arah Israel. Akibatnya, sebuah gedung mengalami kerusakan dan satu orang dilaporkan menderita luka ringan.
Tim pencarian dan penyelamatan militer Israel langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Mereka fokus pada sebuah bangunan yang disebut-sebut terkena hantaman rudal, bukan cuma sekali, tapi dua kali.
Peristiwa ini terjadi beberapa jam setelah pernyataan kontroversial dari mantan Presiden AS, Donald Trump. Trump mengklaim Washington telah berbicara dengan seorang pejabat Iran, meski klaim ini langsung dibantah keras oleh pemerintah di Teheran.
Tak lama setelah peringatan serangan kedua, para wartawan di tempat, termasuk dari AFP, mendengar dentuman keras. Suasana sempat mencekam.
Namun begitu, pihak militer kemudian memberikan izin bagi warga untuk keluar dari tempat perlindungan. Kabar yang agak melegakan datang dari petugas medis: sejauh ini, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Artikel Terkait
Gelombang Awal Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Memadati Jalur Pantura Bekasi
Arab Saudi dan UEA Perkuat Kemitraan dengan AS-Israel Hadapi Ancaman Iran
Arus Balik Lebaran 2026: Pemudik Terjebak Macet 14 Jam di Jalur Sukabumi
KPK Ubah Status Tahanan Yaqut Cholil Qoumas ke Rumah Usai Diketahui Idap GERD Akut dan Asma