Spekulasi yang berlarut-larut soal buruan pemain Persija Jakarta akhirnya menemukan titik terang. Mauro Zijlstra, striker keturunan Indonesia yang jadi rebutan, dikabarkan sudah di ambang pintu ke Kemayoran. Tinggal satu tahap lagi: tes medis. Setelah itu, ia bakal resmi berseragam Macan.
Yang menarik, kontrak yang disiapkan bukan cuma untuk sisa musim. Persija kontekan menawarkan ikatan jangka panjang, hingga 2028. Ini jelas bukan sekadar tambal sulam, tapi langkah serius membangun lini depan untuk masa depan.
Dari Bursa Panas ke Jalur Final Persija
Nama Zijlstra memang panas di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Usianya masih 21 tahun, dia diaspora, punya bekal sepak bola Eropa. Tak heran banyak klub besar mengincar, Persib Bandung salah satunya.
Namun begitu, dalam beberapa hari terakhir, Persija disebut paling agresif. Pendekatan manajemen yang intens membuat mereka unggul dalam perebutan tanda tangan pemain muda ini.
Konfirmasi dari Jurnalis Eropa
Isu ini makin kuat setelah jurnalis Italia, Lorenzo Lepore, angkat bicara. Dia mengungkap Zijlstra sudah terbang ke Indonesia sejak Senin lalu.
“Mauro Zijlstra akan segera menandatangani kontrak dengan Persija Jakarta,” tulis Lepore di akun X-nya.
“Ia sudah dalam perjalanan ke Indonesia dan akan menandatangani kontrak berdurasi 2,5 tahun setelah menyelesaikan pemeriksaan medis pada hari Selasa,” lanjutnya.
Volendam Ditinggalkan, Persija Jadi Tujuan
Laporan serupa datang dari akun pemerhati transfer Asia, @seasiagoal. Mereka menyebut kesepakatan sudah tercapai, meski Zijlstra masih terikat kontrak dengan FC Volendam hingga 2027.
“Transfer yang dikonfirmasi,” begitu bunyi unggahan mereka.
“Mauro Zijlstra telah resmi meninggalkan FC Volendam dan bergabung dengan Persija Jakarta. Meskipun masih memiliki kontrak, Mauro memilih menerima tawaran Persija,” tulis akun itu, merujuk laporan editor Voetbalprimeur, Dennie van Laar.
Bukan Cuma Untuk Musim Ini
Jelas sekali, ini proyek jangka menengah. Dengan kontrak panjang, Persija ingin membangun fondasi, bukan cari solusi kilat. Strategi ini sejalan dengan pola rekrutmen mereka belakangan: padukan pengalaman, pemain muda, dan lihat jauh ke depan.
Buat Zijlstra, ini peluang emas. Di Volendam, ia lebih banyak main untuk tim U-21. Kehausan akan menit bermain jadi alasan kuat mencari panggung baru.
Siapa Sebenarnya Mauro Zijlstra?
Pemain berdarah Bandung ini resmi jadi WNI sejak Agustus 2025. Langsung deh, namanya masuk radar timnas. Dia sempat main buat Timnas U-22 di SEA Games Thailand, dan sudah tiga kali memperkuat skuad senior, termasuk di Kualifikasi Piala Dunia. Pengalaman internasional itu jadi nilai jual plus buat Persija.
Di sisi lain, latar belakang sepak bola Eropa-nya, meski belum banyak di level utama, tetap memberi warna berbeda.
Situasi Win-Win untuk Kedua Belah Pihak
Buat Persija, dapat striker muda berstatus lokal dengan potensi tinggi. Buat Zijlstra, dapat panggung utama untuk berkembang. Transfer ini juga makin mengukuhkan tren: makin banyak pemain diaspora yang memilih hijrah ke Super League, mengikuti jejak nama-nama seperti Thom Haye, Jordi Amat, dan Rafael Struick.
Tinggal Menunggu Pengumuman Resmi
Sampai detik ini, Persija masih tutup mulut. Belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan. Tapi semua tanda-tanda sudah sangat kuat: pemainnya sudah di udara, laporan dari Eropa bertubi-tubi. Pengumuman resmi tinggal menunggu waktu saja.
Jika tes medisnya lancar, Macan Kemayoran segera punya amunisi baru. Ambisi mereka di papan atas Super League musim ini, jelas makin serius.
Artikel Terkait
Persija Targetkan 60 Ribu Penonton di Laga Lawan Persib, Siap Buka Tier 3 JIS
Borneo FC Kalahkan Persita 2-0, Samakan Poin dengan Persib di Puncak Klasemen Super League
Barcelona Masuk Perburuan Eli Junior Kroupi, Bournemouth Pasang Harga Rp1,4 Triliun
Legenda MU Sesali Kepergian Hojlund ke Napoli: Potensi Besar yang Hilang