Kim Jong Un Tegaskan Status Nuklir Korea Utara Harga Mati, Sebut Korsel Musuh Utama

- Selasa, 24 Maret 2026 | 06:30 WIB
Kim Jong Un Tegaskan Status Nuklir Korea Utara Harga Mati, Sebut Korsel Musuh Utama

“Kami akan menetapkan Korea Selatan sebagai negara yang paling bermusuhan dan akan menghadapinya dengan menolak dan mengabaikannya sepenuhnya,” kata Kim tanpa tedeng aling-aling.

Ancaman itu tak berhenti di situ. Pyongyang, lanjutnya, siap memberikan respons yang kejam.

“Kami akan membuatnya membayar tanpa ampun tanpa pertimbangan atau keraguan sedikit pun atas setiap tindakan yang melanggar Republik kami,” tambahnya. Kata-katanya terdengar seperti ultimatum yang dingin dan terukur.

Di sisi lain, Kim juga berbicara soal kesiapan operasional. Pasukan nuklir negaranya, klaimnya, akan dijaga dalam kondisi siaga penuh. Tujuannya jelas: menangkis segala bentuk ancaman strategis yang mungkin datang. Semua ini, dalam narasi yang dibangun Pyongyang, adalah bagian dari penangkal pertahanan diri yang diamanatkan konstitusi.

Jadi, pesannya jelas. Di bawah kepemimpinan Kim Jong Un, Korea Utara akan terus berjalan di jalur yang sudah dipilihnya. Dengan senjata nuklir di tangan dan pandangan penuh curiga ke Seoul, situasi di semenanjung Korea tampaknya akan tetap tegang untuk waktu yang lama.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar