Gelombang pemudik yang mulai berbalik arah ke Jakarta dan kota-kota besar lain mulai jadi perhatian. Di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pihak ASDP sudah bersiap. Mereka memprediksi bakal ada dua kali puncak arus balik tahun ini.
Menurut Zulvidon, Executive Directur Regional Dua PT ASDP Indonesia Ferry, gelombang pertama diperkirakan terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026. Sementara itu, lonjakan kedua diprediksi menyusul di akhir pekan, tepatnya Sabtu dan Minggu, 28-29 Maret 2026.
Nah, untuk mengatasi kemacetan yang biasanya ditimbulkan oleh ribuan sepeda motor, ASDP punya skema cadangan. Mereka menyiapkan opsi "Satu Kapal Khusus Sepeda Motor". Skema ini akan diaktifkan kalau-kalau terjadi kepadatan ekstrem.
Namun begitu, sampai berita ini diturunkan, skema khusus itu belum diterapkan. Alasannya sederhana: arus kendaraan di Bakauheni dinilai masih cukup lancar, belum ada lonjakan yang mengkhawatirkan. Untuk sementara, para pengendara motor masih berbagi ruang di kapal yang sama dengan mobil dan kendaraan lain.
Artikel Terkait
One Way Nasional Berlaku di Tol Trans Jawa, dari Salatiga hingga Cikampek
Polisi Ungkap Motif Cemburu di Balik Pembunuhan Cucu Mpok Nori
Musik Indonesia Timur Mendominasi Tren Digital, Didorong Kecocokan dengan Platform Seperti TikTok
Iran Luncurkan Rudal ke Yerusalem, Israel Klaim Berhasil Patahkan Sebagian