Ia menambahkan, layanan operasional juga dioptimalkan. Personel disiagakan penuh di seluruh titik krusial sepanjang ruas Trans Jawa. Bersama polisi, skema seperti contraflow atau one way bakal diterapkan secara situasional. Semuanya tergantung kondisi nyata di jalan.
Antisipasi Antrean di Gerbang Tol
Di sisi lain, upaya fisik juga dilakukan. Untuk mengurai kepadatan di Gerbang Tol Cikampek Utama, jumlah gardu tol yang beroperasi menuju Jakarta ditambah menjadi 22 gardu. Langkah ini diharapkan bisa mempercepat proses transaksi.
Tak cuma itu. Gerbang Tol Cikampek Utama 8 juga akan dioperasikan sebagai akses tambahan khusus bagi kendaraan dari Jawa yang tujuan akhirnya Jakarta. Harapannya, arus kendaraan bisa lebih tersebar dan antrean panjang bisa ditekan.
Namun begitu, peran serta pengendara sendiri sangat krusial. Jasamarga pun mengimbau para pemudik untuk merencanakan perjalanan dengan matang. Hindari jam-jam puncak kalau bisa.
Pastikan kendaraan benar-benar prima sebelum menerobos jarak jauh. Cek bahan bakar, pastikan juga saldo e-money tidak kosong. Dan yang sering terlupa, manfaatkan rest area dengan bijak untuk beristirahat sejenak melepas lelah.
Yang paling penting, patuhi semua rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan. Keselamatan bersama, kan, jadi yang utama.
Artikel Terkait
Iran Luncurkan Rudal ke Yerusalem, Israel Klaim Berhasil Patahkan Sebagian
Kim Jong Un Tegaskan Status Nuklir Korea Utara Harga Mati, Sebut Korsel Musuh Utama
Apple Umumkan WWDC 2026 Digelar 8-12 Juni, iOS 27 dan OS Lainnya Diprediksi Meluncur
Jalan Nirmala Berefek, Desa Malasari di Bogor Ramai Pengunjung Saat Lebaran