Hari ini saja, misalnya, sudah diterapkan one way nasional sepenggal di Tol Cikampek Utama, mulai Km 263 sampai Km 70. Itu berlaku sejak siang tadi.
Namun, aksi yang lebih besar rencananya digelar besok, tanggal 24. Skema one way nasional penuh akan dimulai dari Km 414 Tol Kalikangkung hingga Km 70 Tol Cikampek Utama. Rencananya dimulai pukul 14.00 WIB.
"Prioritas untuk traffic yang cukup tinggi adalah one way nasional arus balik yang akan dilaksanakan besok. Flag off-nya langsung dipimpin Bapak Kapolri dan beberapa Menteri yang hadir," jelas Irjen Agus kepada awak media.
Dia memastikan pihaknya sudah menyiapkan berbagai skenario. Tapi pesannya jelas: jangan memaksakan diri pulang besok saat one way berlangsung. Bisa-bisa malah terjebak kemacetan panjang.
Kebijakan one way ini pun ternyata fleksibel. Bisa diperpanjang sampai tanggal 26 Maret, tergantung kondisi riil di lapangan.
"Jadi one way nasional arus balik bukan hanya di tanggal 24, tanggal 25 pun kita perpanjang ketika bangkitan arus tinggi," tegas Kakorlantas.
"Nanti, kalau arus lalu lintas sudah rendah, baru kita cabut. Makanya, jangan fokus pulang di tanggal 24. Nanti malah numpuk dari Km 70 ke arah Jakarta. Ini yang harus kita antisipasi bersama," sambungnya menekankan.
Intinya, persiapan dan informasi adalah kunci. Perjalanan yang aman dan lancar bukan cuma tanggung jawab aparat, tapi juga keputusan bijak kita sendiri sebagai pemudik.
Artikel Terkait
Plt Sekretaris DPRD Blora Akui Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran
Iran Ancam Tutup Selat Hormuz dan Serang Israel Balas Ultimatum Trump
Mendagri Tito Kritik Kelambanan Data Pemda Hambat Pembangunan Huntap Pascabencana
Pemain Inti Timnas Indonesia Mulai Berdatangan Jelang FIFA Series 2026