Mendagri Tito Kritik Kelambanan Data Pemda Hambat Pembangunan Huntap Pascabencana

- Selasa, 24 Maret 2026 | 00:05 WIB
Mendagri Tito Kritik Kelambanan Data Pemda Hambat Pembangunan Huntap Pascabencana
Pembangunan Huntap Terhambat

Di tengah upaya pemulihan pascabencana di Sumatera, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian justru mengungkap adanya kendala yang memperlambat proses. Masalahnya ternyata ada di tahap paling awal: pendataan. Menurut Tito, kelambanan pemerintah daerah dalam menyusun data korban membuat pembangunan hunian tetap (huntap) tak kunjung bisa dimulai.

"Persoalan untuk huntap ini, jujur saja, saya sudah rapat berkali-kali dengan pemda,"

ungkap Tito kepada awak media di Senayan, Jakarta Selatan, Senin lalu. Suaranya terdengar sedikit frustrasi.

Tanpa data yang solid dari kabupaten dan kota, semuanya mandek. Data itu adalah fondasinya. Untuk menentukan skema bantuan, siapa yang dapat apa, dan bagaimana pembangunannya nanti, semua bergantung pada informasi yang akurat dari lapangan.

Ia kemudian merinci pilihan yang seharusnya disampaikan kepada warga. Tim pemda harus turun langsung menemui mereka yang rumahnya rusak parah atau bahkan musnah.

"Pemda harus mendatangi langsung (warga) yang rumahnya rusak berat atau hilang, lalu menanyakan pilihan mereka, apakah mau bangun sendiri Rp 60 juta indeksnya atau mau dibangunkan oleh BNPB di tanah tempat anda,"

jelas Tito.

"Atau mau pindah direlokasi, tanah disiapkan pemda, bangunannya dibangunkan oleh Menteri PKP dalam bentuk kompleks komunal gitu,"

tambahnya. Intinya, proses ini seharusnya sudah bergulir. Namun realitanya, di lapangan, masih banyak warga yang menunggu kepastian, sementara data yang menjadi kunci itu belum juga tuntas.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar