Afandika menjelaskan, program ini lahir dari kebutuhan akan ruang perayaan yang dekat dan nyaman.
Intinya, semua dirancang agar pengunjung bisa berkumpul dan merayakan momen spesial bersama orang terdekat, tanpa perlu menempuh perjalanan jauh.
Kegiatan yang berlangsung dari 21 hingga 29 Maret 2026 di Taman Reindwart ini juga diharapkan bisa mempertahankan kunjungan pasca-Lebaran. Mereka membagi area aktivasi menjadi empat zona: Kampung Rasa, Kampung Budaya, Kampung Kumpul, dan Kampung Bermain. Di Kampung Rasa, misalnya, pengunjung bisa menjajal kuliner khas dari para pelaku UMKM lokal.
Jadi, selain sekadar destinasi wisata hijau, Kebun Raya Bogor berusaha menjadi tuan rumah yang merangkul kerinduan akan suasana Lebaran yang autentik. Sejauh ini, respons pengunjung terlihat sangat positif.
Artikel Terkait
Taman Bendera Pusaka Jadi Primadona Baru Libur Lebaran, Dipadati Pengunjung
Ketua Parlemen Iran Peringatkan Serangan AS Bisa Hancurkan Infrastruktur Energi Timur Tengah
Polisi Ungkap Motif Cemburu dan Kepanikan Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori
Libur Panjang Awal April 2026: Jumat Agung hingga Paskah Bentuk Long Weekend Tiga Hari