Genangan Air Akibat Sampah Lumpuhkan Lajur Tol Jagorawi

- Senin, 23 Maret 2026 | 20:35 WIB
Genangan Air Akibat Sampah Lumpuhkan Lajur Tol Jagorawi

Genangan air sempat merendam Ruas Tol Jagorawi pada Sabtu (21/3) lalu. Lokasinya tepatnya di KM 12 800 hingga KM 12 600 arah Jakarta. Akibatnya, arus lalu lintas pun terganggu. Petugas terpaksa menutup sementara bahu luar serta dua lajur pertama, sehingga kendaraan hanya bisa lewat dari lajur 3 dan 4. Situasi ini tentu bikin pengendara kesal.

Menurut sejumlah saksi, kondisi jalan waktu itu cukup parah. Ternyata, penyebabnya adalah saluran air yang tersumbat oleh tumpukan sampah. Sampah itu diduga berasal dari saluran permukiman warga sekitar. Belum lagi, debit air yang mengalir dari kawasan permukiman ke saluran tol sangat tinggi. Alhasil, air meluap dan balik lagi ke badan jalan tol.

Panji Satriya, selaku Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad, menjelaskan langkah yang diambil.

“Untuk jangka panjang, Jasa Marga akan membangun tanggul sepanjang 300 meter di lokasi kejadian,” ujarnya dalam keterangan resmi Minggu (22/3/2026).

Upaya penanganan darurat sendiri langsung dilakukan. Petugas Jasa Marga dan Jasamarga Tollroad Maintenance bergerak cepat membersihkan sampah yang menyumbat. Usaha mereka membuahkan hasil. Genangan berhasil diatasi dan seluruh lajur dibuka kembali pukul 19.09 WIB di hari yang sama. Lalu lintas pun mulai lancar.

Namun begitu, persoalan sampah dari permukiman ini jelas butuh solusi yang lebih serius. Di sisi lain, Jasa Marga mengaku akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengatasi akar masalah ini. Pembangunan tanggul sepanjang 300 meter itu disiapkan sebagai benteng pertahanan. Fungsinya untuk menahan limpasan air dari luar area tol, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Gangguan ternyata tak cuma di satu titik. Di waktu yang hampir bersamaan, Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) KM 10 arah Bogor juga kebanjiran. Penyebabnya, kali di belakang area itu meluap. Luapan air ini merusak pompa air bersih dan mengganggu operasional SPBU di sana. Akhirnya, rest area itu terpaksa ditutup sementara.

Memasuki Minggu (23/3/2026), kabar baik akhirnya datang. Seluruh titik genangan di Tol Jagorawi dilaporkan telah surut. Arus lalu lintas benar-benar kembali normal. Jasa Marga memastikan tidak ada lagi gangguan operasional dan semua lajur sudah bisa dilintasi dengan aman.

Perusahaan pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Mereka juga mengimbau para pengendara untuk selalu memantau informasi terkini melalui kanal resmi perusahaan. Agar perjalanan bisa lebih terencana dan terhindar dari kendala serupa.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar