Istanbul – Upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan di Teluk Persia kembali digeliatkan. Kali ini, Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, terlibat dalam serangkaian pembicaraan intens dengan sejumlah mitra kunci. Mereka membahas langkah-langkah konkret untuk menghentikan perang yang berkecamuk di kawasan itu.
Menurut sumber dalam Kementerian Luar Negeri Turki, Fidan pada hari Minggu lalu melakukan dialog dengan beberapa tokoh. Ia berbicara dengan Menlu Iran Abbas Araghchi dan Menlu Mesir Badr Abdellaty. Tak hanya itu, percakapan juga menjangkau kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, serta pejabat tinggi dari Amerika Serikat.
“Dalam pembicaraan tersebut, langkah-langkah untuk mengakhiri perang dibahas,” ungkap sumber itu, tanpa merinci lebih jauh.
Pernyataan ini muncul di tengah pesimisme Fidan sendiri. Sehari sebelumnya, Sabtu, ia memprediksi bahwa eskalasi di Teluk masih mungkin berlanjut. “Bisa berlangsung sekurangnya dua hingga tiga pekan ke depan,” katanya. Faktor kuncinya? Posisi Amerika Serikat.
Artikel Terkait
Trump Bagikan Video Sketsa yang Perlihatkan PM Inggris Starmer Ketakutan Terima Teleponnya
Restoran Cibiuk di Garut Jadi Favorit Pemudik, Omzet Naik 50% Jelang Lebaran
Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Jika AS Serang Pembangkit Listriknya
Macet Parah H+2 Lebaran, Arus Kendaraan ke Puncak Naik 35%