Dini hari yang sepi di Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, tiba-tiba pecah oleh sura dentuman keras. Sebuah truk terlihat sudah tak lagi pada posisi semestinya, menabrak pembatas jalan dan sebuah tiang lampu. Yang membuat pemandangan semakin tidak biasa adalah muatannya: puluhan ayam potong berceceran di aspal, mengacaukan lalu lintas yang mulai ramai.
Menurut keterangan Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, musibah ini terjadi sekitar pukul 03.45 WIB.
"Telah terjadi kecelakaan lalu lintas, kendaraan yang terlibat kendaraan truk," jelasnya, Sabtu (17/1/2026).
Kronologinya, truk yang dikemudikan seorang pria berinisial R (25 tahun) itu sedang melaju dari arah Simpang PDAM menuju Pemda. Nah, di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi sejenak.
"Setibanya di TKP tidak hati-hati dan kurang konsentrasi, lalu bergerak ke kanan menabrak trotoar pembatas jalan," ucap Ares merinci.
Setelah menghajar trotoar, truk itu sempat melanjutkan 'perjalanan' singkatnya sebelum akhirnya beradu dengan tiang lampu penerangan jalan umum. Tabrakan kedua inilah yang akhirnya menghentikan laju kendaraan bermuatan itu.
Untungnya, dari sisi korban jiwa nihil. Tidak ada yang terluka. Meski begitu, kerugian materiilnya cukup menguras kantong, diperkirakan mencapai Rp 3 juta.
Peristiwa ini pun sempat menjadi perbincangan hangat. Sebuah video dari lokasi kejadian beredar cepat di media sosial. Dalam rekaman itu, jelas terlihat kondisi truk yang sudah rusak dan tumpahan muatan ayam potong di sekitarnya. Lumayan berantakan.
Di sisi lain, respons warga sekitar cukup cepat. Sejumlah orang tampak berkerumun, lalu dengan sigap mereka membantu mengumpulkan ayam-ayam yang berserakan itu dan mengembalikannya ke dalam bak truk. Setidaknya, mencegah kerugian yang lebih besar dan membersihkan jalanan.
Artikel Terkait
WNI Tewas Ditikam Sesama WNI di Hokkaido, Polisi Jepang Dalami Motif Pembunuhan
United Tractors Buka Pendaftaran Program Trainee Batch 3 2026, Sembilan Posisi Siap Diisi
BRI Bahtera Seva I, Bank Terapung yang Jadi Andalan Warga Kepulauan Seribu Selama 11 Tahun
Debit Air PAM Jaya Menurun Imbas Pemeliharaan Gardu Listrik, Warga Mulai Menampung Air