JAKARTA – Puncak arus balik mudik tahun ini diprediksi bakal terjadi pada 24 Maret 2026. Nah, terkait hal itu, Polri punya imbauan khusus buat para pemudik yang masih menikmati suasana kampung halaman. Intinya, mereka diminta untuk menghindari tanggal tersebut saat memulai perjalanan pulang.
Alasannya sederhana tapi krusial: untuk mencegah penumpukan kendaraan yang luar biasa padat. Kalau semua memaksakan pulang di hari yang sama, ya bisa dibayangkan kekacauan di jalan raya.
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menyampaikan hal ini kepada awak media pada Minggu (22/3/2026).
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya rekan-rekan kita yang saat ini berada di kampung halaman, agar supaya karena arus puncak baliknya itu tanggal 24, agar mengharapkan tidak kembali pada tanggal itu," ujar Agus.
"Supaya tidak terjadi penumpukan," lanjutnya.
Lalu, kapan sebaiknya berangkat? Polri punya saran. Mereka mengingatkan bahwa kebijakan work from anywhere (WFA) masih berlaku hingga beberapa hari setelah puncak arus balik. Ini bisa jadi peluang untuk mengatur jadwal pulang dengan lebih longgar.
Artikel Terkait
Mobil Terbalik di Depan LP Cipinang, Tidak Ada Korban Jiwa
Polisi Ungkap Motif Cemburu dan Harta di Balik Mutilasi Perempuan Samarinda
Israel Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Lebanon Selatan, Presiden Aoun Peringatkan Ancaman Invasi
Buka Tutup Akses MBZ Diterapkan Lagi Atasi Kemacetan Mudik