Huntap nantinya diperuntukkan bagi warga yang rumahnya rusak berat, hancur, atau bahkan hanyut diterjang bencana. Data dari Satgas menunjukkan kerusakan yang cukup parah: ada 3.157 unit rumah rusak di Gayo Lues. Rinciannya, 279 unit rusak berat, 197 rusak sedang, dan 2.012 lainnya rusak ringan.
Sementara menunggu huntap, para korban ini direlokasi ke hunian sementara atau huntara. Kabar baiknya, progres pembangunan huntara sudah mencapai 95 persen. Sebagian warga bahkan sudah mulai menempatinya setelah serah terima dari Kepala BNPB beberapa waktu lalu.
Lalu, bagaimana dengan yang belum kebagian? Untuk 38 kepala keluarga yang belum masuk huntara, pemerintah daerah menempatkan mereka di kantor Balai Latihan Kerja (BLK). Fasilitas di sana disebut lebih layak.
Artikel Terkait
Program Hutan Lestari Pertamina Hidupkan Kembali Ekonomi Warga di Lereng Gunung Agung
Puasa Syawal 2026: Jadwal dan Keutamaan Setara Puasa Setahun
Prabowo: Reformasi Polri Tak Selalui Bergantung pada Komite, Tapi Komitmen Mutlak
Sahroni: KPK Harus Perketat Pengawasan Tahanan Rumah Yaqut