TASIKMALAYA – Liburan Lebaran kali ini, Gunung Galunggung kembali ramai. Kawasan wisata alam di barat Tasikmalaya ini memang selalu jadi magnet, menarik bukan hanya warga lokal tapi juga mereka yang datang dari jauh. Suasananya penuh, riuh rendah keluarga yang ingin menikmati liburan.
Di Desa Linggajati, Kecamatan Sukaratu, berbagai spot wisata diserbu pengunjung. Ada yang memilih berendam di kolam air panas, ada yang mendirikan tenda di dataran tinggi, sementara yang lain mencoba trek sepeda gunung atau berjalan kaki mendekati kawah belerang. Pemandangannya beragam, dari anak muda dengan ransel di punggung sampai orang tua yang sibuk menggelar tikar dan menyiapkan bekal. Bahkan bocah-bocah kecil pun terlihat antusias menapaki jalan setapak.
Banyak perantau asal Tasik yang pulang mudik memanfaatkan kesempatan ini. Mereka yang biasa bekerja di Jabodetabek, misalnya, menyelipkan agenda wisata dalam perjalanan pulang ke kampung halaman. Tak ketinggalan, wisatawan dari luar daerah juga rela menempuh perjalanan panjang demi menikmati keindahan alam Galunggung.
Arifin dan rombongan keluarganya adalah contohnya. Dari Lembang, Bandung, mereka menghabiskan sekitar lima jam di jalan. “Ini sudah ketujuh kalinya kami ke sini pas Lebaran. Jadi tradisi,” ujarnya. Baginya, momen lebaran selalu disandingkan dengan mudik ke Singaparna, kampung halaman istrinya yang hanya berjarak sekitar 10 kilometer dari Galunggung.
“Pas libur Lebaran mah pasti mudik ke kampung istri saya, sekalian main ke Galunggung. Anak-anak suka ke sini, harganya juga murah,” kata Arifin sambil menikmati hangatnya air pemandian.
Artikel Terkait
Monas Ramai Dikunjungi 13.500 Orang di Hari Kedua Lebaran
Arus Mudik Lebaran 2026, Tol Solo-Yogyakarta Catat Lonjakan Tertinggi 60%
Ragunan Dibanjiri 30 Ribu Pengunjung di H+1 Lebaran
Presiden Prabowo Tegaskan Reformasi Polri dan TNI adalah Tuntutan Rakyat