Baghdad Graham Arnold, sang pelatih Timnas Irak, tampaknya tak mau ambil pusing. Meski sejumlah pemainnya masih terbebani cedera, nama-nama itu tetap ia bawa untuk pertarungan besar di play-off antarkonfederasi menuju Piala Dunia 2026.
Youssef Amyn, Zidane Iqbal, dan Ali Al-Hamadi adalah tiga nama yang paling disorot. Kondisi mereka belum sepenuhnya fit, tapi Arnold percaya peran mereka terlalu vital untuk ditinggalkan. “Kami butuh yang terbaik, apa pun kondisinya,” kira-kira begitu pertimbangannya.
Di sisi lain, Irak harus merelakan kiper senior Jalal Hassan, yang sudah mengoleksi 100 caps, dan bek kiri Ahmed Yahya. Keduanya benar-benar tak bisa turun karena cedera. Kerugian yang cukup berarti untuk lini pertahanan.
Namun begitu, inti skuad masih utuh. Nama-nama seperti Ahmed Al Ammari, Ali Jasim, Mohanad Ali, dan striker kawakan Aymen Hussein, tetap menjadi andalan. Mereka diharapkan bisa membawa “The Lions of Mesopotamia” melangkah lebih jauh.
Jadwal sudah menanti. Pada 31 Maret 2026 nanti, Irak akan berhadapan dengan pemenang laga Bolivia vs Suriname. Pertandingan yang digelar di Monterrey, Meksiko, itu benar-benar penentu. Kemenangan akan mengantarkan Irak ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1986 tepatnya empat puluh tahun yang lalu.
Arnold sendiri terlihat sangat serius. Dalam pernyataannya yang dikutip dari laman FIFA, ia menegaskan kesiapan timnya.
Persiapan pun berjalan intens. Konon, tim akan berangkat dari Arab Saudi menuju Meksiko dengan penerbangan khusus. Semua demi aklimatisasi dan kondisi terbaik sebelum laga.
Artikel Terkait
AC Milan Kembali ke Posisi Dua Usai Menang Sengit 3-2 atas Torino
Puan Maharani Sinyalkan Pertemuan Lanjutan PDIP dengan Presiden Prabowo
Auxerre Tumbangkan Brest 3-0 Meski Bermain 10 Orang Sejak Menit Keenam
Diaspora Indonesia di China Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh Saat Lebaran