Masyarakat punya peran besar untuk mengawasi kualitas layanan publik. Hal itu ditegaskan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, saat meninjau RSUD Pasar Minggu di Jakarta, Senin (16/3/2026). Menurutnya, partisipasi publik adalah kunci utama.
“Partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam memastikan kualitas pelayanan publik terus terjaga,” ujar Rini dalam keterangan tertulisnya.
Ia menjelaskan, ada dua cara yang bisa dipakai warga: Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dan kanal pengaduan SP4N-LAPOR!. Lewat dua saluran itu, masyarakat bisa menyampaikan penilaian, keluhan, atau bahkan sekadar saran terkait layanan yang mereka dapatkan.
“Jadi nanti di setiap poli-poli itu ada barcode, tinggal diisi. Kalau memang layanannya kurang baik, ya dilaporkan,” kata Rini sambil menambahkan, laporan itu nantinya akan jadi bahan evaluasi bagi Kementerian PANRB, Pemprov DKI, Dinas Kesehatan, dan tentunya rumah sakit itu sendiri.
Dengan begitu, kolaborasi antara pemerintah dan warga bisa lebih erat. Masukan dari masyarakat memungkinkan perbaikan dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran. Ini bukan cuma soal pengawasan sosial, tapi juga upaya konkret menciptakan layanan yang lebih responsif dan transparan.
Artikel Terkait
Dishub DKI Prediksi Puncak Mudik Lebaran 2026 pada 17-18 Maret
Jakarta Lengang, Pemerintah Terapkan WFA untuk Antisipasi Arus Mudik Lebaran 2026
Kapolri Imbau Masyarakat Tenang, Pastikan Stok Pangan dan BBM Aman
Konflik Tanah Ulayat di Manggarai Nyaris Picu Bentrok Antarwarga