Kapolri Imbau Masyarakat Tenang, Pastikan Stok Pangan dan BBM Aman

- Senin, 16 Maret 2026 | 21:10 WIB
Kapolri Imbau Masyarakat Tenang, Pastikan Stok Pangan dan BBM Aman

Usai buka puasa bersama dengan tokoh lintas agama di Mapolda Jawa Tengah, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan penting. Ia meminta masyarakat tetap tenang. Situasi global memang sedang memanas, terutama di wilayah Teluk yang berdampak pada harga minyak dunia. Namun begitu, pemerintah sudah menjamin ketersediaan stok pangan dan BBM di dalam negeri.

“Pemerintah berusaha bekerja keras agar dampak krisis yang ada bisa dihadapi dengan langkah-langkah koordinasi dengan negara-negara yang ada, supaya kecukupan minyak kita tetap terus terjaga,” ujar Sigit di Semarang, Senin (16/3/2026).

“Alhamdulillah, sampai dengan beberapa bulan ke depan stok minyak kita dalam kondisi cukup,” tambahnya.

Agenda Safari Ramadan itu sendiri dihadiri sejumlah pejabat tinggi Polri. Tampak mendampingi Kapolri, antara lain, Astamaops Kapolri Komjen Mohamad Fadil Imran dan Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo.

Di sisi lain, Jenderal Sigit juga menyoroti persoalan bahan pokok. Menurutnya, stok pangan nasional saat ini aman. Cukup untuk memenuhi kebutuhan, terlebih di bulan Ramadan dan jelang Lebaran nanti. Karena itulah, ia mengimbau masyarakat jangan sampai tergoda untuk melakukan panic buying.

“Harapan kita masyarakat tidak usah terlalu panik sehingga justru terjadi panic buying. Itu akan berdampak kepada kondisi stok yang sebenarnya ada,” jelasnya.

Ia meyakini, ketenangan dan persatuan masyarakat adalah kunci. Dengan tidak membeli barang secara berlebihan, stok yang ada bisa terjaga untuk semua orang.

Lebih jauh, Kapolri mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto terus mendorong langkah strategis. Fokusnya pada penguatan ketahanan pangan dan energi, sebuah upaya agar Indonesia bisa lebih mandiri. Semua itu bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045, dengan mengandalkan SDM yang mampu mengelola kekayaan alam sendiri.

“Semoga silaturahmi ini terus memperkuat persatuan yang kita butuhkan,” pungkas Sigit, menutup pernyataannya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar