Pemuda 21 Tahun Tewas Dibacok saat Melintas di Lokasi Tawuran Tiga Geng di Bogor

- Senin, 15 Juni 2026 | 12:15 WIB
Pemuda 21 Tahun Tewas Dibacok saat Melintas di Lokasi Tawuran Tiga Geng di Bogor

Tawuran antarkelompok pemuda yang melibatkan tiga geng berbeda pecah di Jalan Sholeh Iskandar, Tanahsareal, Kota Bogor, pada Minggu dini hari. Peristiwa itu menewaskan seorang pemuda berusia 21 tahun yang tidak terlibat dalam pertikaian tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Tanahsareal Iptu Roy Siagian membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban berinisial MHF, seorang pekerja di salah satu perusahaan di Cikarang, menjadi sasaran pembacokan saat melintas di lokasi bersama adiknya.

“Iya betul. Modusnya tawuran, korban dibacok dan meninggal. Korban itu inisialnya MHF, usianya 21 tahun. Dia bukan pelajar, sudah bekerja di salah satu MBG di Cikarang,” ujar Roy saat dikonfirmasi pada Senin (15/6/2026).

Menurut Roy, tawuran terjadi antara kelompok geng dari wilayah Yasmin, Cimanggu, dan Tanahsareal. Korban diduga tidak memiliki kaitan dengan kelompok mana pun dan tidak ikut dalam aksi kekerasan tersebut. Ia baru saja pulang kerja ketika melintas di lokasi kejadian.

“Jadi korban ini tidak ikut tawuran. Tidak ada kaitannya juga dengan tawuran sebelumnya. Dia ini kan kerja di MBG Cikarang, malam itu baru pulang juga, lewat di lokasi tawuran,” kata Roy.

“Menurut keterangan keluarga, korban ini pulang kerja. Jadi memang tidak ada yang bisa menyatakan dia ikut tawuran. Pelaku juga tidak kenal dan membabi buta saja ketika pembacokan,” imbuhnya.

Sementara itu, pihak kepolisian telah mengamankan tujuh orang yang diduga terkait dengan insiden tersebut. Dari jumlah itu, tiga orang ditetapkan sebagai pelaku pembacokan, sementara empat lainnya berstatus saksi.

“Yang diamankan total ada tujuh orang. Tiga orang kita tetapkan sebagai pelaku dan empat saksi. Dari empat saksi ini, dua orang ikut pada saat tawuran, dua orang bertemu setelah kejadian dan sudah kita pulangkan,” jelas Roy.

Roy menambahkan bahwa sejatinya terdapat empat orang yang terlibat dalam aksi pembacokan. Namun, satu orang masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Kemudian kita tetapkan ada empat yang ikut membacok, namun satu orang lagi masih dalam pengejaran, sudah kita tetapkan DPO. Jadi yang tiga orang sudah kita amankan dan diduga pelaku utamanya juga sudah dapat, satu orang masih pengejaran,” pungkasnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar