Rencana pembangunannya sendiri cukup ambisius. Akan ada 8 menara setinggi 12 lantai yang dibangun di dua bidang tanah, dengan total unit yang dijual mencapai 2.200 unit. Soal pendanaan, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono menyebut sumbernya dari tiga tempat: arus kas KAI, dukungan Badan Pengelola Investasi Danantara, plus pinjaman dalam negeri.
Di sisi lain, rencana ini dapat masukan. Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, mendorong agar desainnya direvisi. Dia ingin jumlah lantai ditingkatkan dari 12 menjadi 24 lantai per menara.
"Jadi, saya kira kalau bisa arsitek dan semuanya itu diarahkan lagi untuk bikin lebih banyak lagi. Dengan 25 lantai, jumlah unit bisa dilipat gandakan," usul Hashim, yang tak lain adalah adik dari Presiden Prabowo Subianto.
Dengan usulan itu, total unit yang bisa dibangun melonjak jadi 4.400 unit. Hashim berargumen, rusun setinggi 24 lantai sudah jadi standar di beberapa tempat seperti Meikarta dan Kampung Bandan. Tampaknya, proyek hunian di Manggarai ini masih akan jadi perbincangan yang panjang.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tegaskan Batas Defisit APBN 3% Tak Akan Diubah
Tabrakan Truk Gabah dan Tangki Gas di Tol Tangerang-Merak Akibat Pecah Ban
Polisi Analisis 86 CCTV untuk Ungkap Jejak Pelaku Penyiraman Andrie Yunus
KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Cilacap Terkait Dugaan Pemerasan Dana THR