JAKARTA Kekhawatiran soal defisit anggaran yang membengkak di atas 3% sempat memicu isu bakal ada pemotongan dana. Tapi, untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), tampaknya anggaran masih aman. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan pemerintah belum memangkas alokasi dana program itu dalam APBN 2026.
Dadan menyebut, saat ini pemerintah masih berpegang pada pagu anggaran yang sudah ditetapkan. Artinya, porsi dana untuk MBG belum berubah.
"Sementara kita masih tetap dengan yang ada, terutama yang sudah ditetapkan di APBN 2026," kata Dadan, ditemui Senin (16/3/2026).
Memang, opsi penyesuaian anggaran sempat dibahas, termasuk untuk pos-pos belanja yang tidak langsung terkait penyediaan makanan. Namun begitu, Dadan menegaskan belum ada keputusan final. Pemerintah masih mencermati kondisi fiskal sebelum mengambil langkah lebih jauh.
"Itu nanti, tadi sudah kita bicarakan. Sementara kita masih belum ada perubahan dan menunggu situasi," lanjutnya.
Di sisi lain, terkait penyaluran, ada jeda sementara untuk periode Lebaran. Distribusi MBG akan dihentikan setelah hari terakhir penyaluran besok.
Rencananya, program ini akan kembali digulirkan pada akhir Maret mendatang.
"Untuk MBG kan kita terakhir hari besok ya, untuk ibu hamil, misalkan anak balita, anak sekolah kan sudah dimasukkan. Dan kita akan menyalurkan kembali nanti di tanggal 31 Maret 2026," tandas Dadan.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020