Dari yang sederhana sampai yang cukup rumit. Misalnya, penumpang yang turun di stasiun yang salah. Atau, kendala bahasa yang dialami penumpang asing.
Layanan CSM ini sendiri sebenarnya bersifat temporer. Cuma hadir saat periode angkutan lebaran untuk memperkuat layanan reguler yang sudah ada. Supaya lebih efektif, petugasnya tidak diam di loket. Mereka berpatroli aktif di seluruh area stasiun. Tujuannya satu: agar lebih mudah ditemui penumpang yang butuh pertolongan segera.
Di akhir percakapan, Nia punya pesan khusus buat para pemudik. Ia menekankan pentingnya komunikasi. Jangan sungkan bertanya.
Jadi, begitulah suasana di Stasiun Pekalongan. Di balik hiruk-pikuk arus mudik, ada upaya ekstra untuk memastikan perjalanan setiap orang berjalan mulus. Semoga saja.
Penulis: Ricardo Julio | Editor: Redaksi TVRINews
Artikel Terkait
Pemerintah Berlakukan Kerja dari Mana Saja untuk Antisipasi Kemacetan Mudik Lebaran 2026
Mantan Ajudan Prabowo, Brigjen Wahyu Yuniartoto, Dimutasi ke BAIS TNI
Union Berlin Menang Dramatis, Mainz Jauh dari Degradasi di Pekan ke-26 Bundesliga
Sembilan Layanan Gizi di Gresik Ditutup Sementara Usai Berikan Kelapa Utuh