Kabupaten Gresik mendadak jadi sorotan lagi. Kali ini, sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG di sana harus ditutup sementara. Penyebabnya? Mereka memberikan kelapa utuh sebagai bagian dari menu makan bergizi gratis yang seharusnya disajikan untuk penerima manfaat.
Penutupan ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, pemberian kelapa utuh di daerah lain sudah memicu polemik. Rupanya, kejadian itu tak cukup jadi pelajaran bagi sejumlah pengelola di Gresik.
Nanik Sudaryati Deyang, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Menurutnya, seharusnya insiden serupa bisa dihindari.
"Pemberian kelapa utuh sebelumnya sudah menjadi perhatian publik di beberapa daerah. Seharusnya hal itu menjadi pembelajaran bagi seluruh pengelola SPPG agar lebih berhati-hati dalam menentukan menu yang diberikan kepada penerima manfaat,"
Artikel Terkait
Lazio Kalahkan AC Milan 1-0, Peluang Scudetto Rossoneri Semakin Tipis
Serangan Roket Landa Bandara Baghdad, Fasilitas AS dan Penjara ISIS Terancam
Jadwal Salat dan Waktu Utama Zakat Fitrah di Medan untuk 26 Ramadan 1447 H
ASDP Terapkan Pola Khusus dan Tambah Armada untuk Atasi Antrean Gilimanuk