PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berpartisipasi aktif dalam webinar nasional bertajuk "Masa Depan Inovasi Indonesia: Dari Ide ke Dampak Nyata" yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Dewan Pendidikan Tinggi (DPT). Acara strategis ini berlangsung pada Kamis (30/10).
Dalam paparannya, Direktur IT Digital Telkom Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi, menekankan pentingnya inovasi yang tidak berhenti di laboratorium riset, tetapi harus mampu memberikan manfaat konkret bagi masyarakat dan bisnis. Ia memperkenalkan pendekatan komprehensif melalui konsep "hulunisasi dan hilirisasi" sebagai kunci pertumbuhan ekosistem inovasi berkelanjutan.
Hulunisasi difokuskan pada pembentukan talenta digital, penguatan riset terapan, dan peningkatan literasi digital di tingkat akademik. Sementara hilirisasi berperan dalam menerapkan hasil inovasi secara langsung di berbagai sektor industri dan layanan publik.
Implementasi kedua konsep ini diwujudkan Telkom melalui empat pilar strategis dalam AI Center of Excellence (AI CoE):
- AI Campus - Berfungsi sebagai hulunisasi dengan fokus pada riset AI, pengembangan kurikulum, dan peningkatan kompetensi di lingkungan akademik
- AI Playground - Platform uji coba cepat dan pengembangan prototipe solusi AI
- AI Connect - Penguatan jejaring kolaborasi antara kampus, komunitas, pemerintah, dan industri
- AI Hub - Pusat berbagai use case dan solusi AI yang siap diimplementasikan
Faizal menjelaskan bahwa AI CoE dijalankan dengan pendekatan Pentahelix yang melibatkan kolaborasi lintas sektor antara akademisi, media, pemerintah, komunitas, dan industri. Pendekatan ini memastikan inovasi yang dikembangkan tidak hanya bersifat konseptual, tetapi dapat diuji, dikembangkan, dan diterapkan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan pasar.
"Tidak ada inovasi yang hasilnya sempurna. Kita terus berkembang, melakukan improvement untuk mengikuti kebutuhan dan feedback dari pelanggan," tegas Faizal mengenai strategi pengembangan inovasi berkelanjutan.
Melalui AI Center of Excellence, Telkom memperkuat perannya sebagai perusahaan digital telekomunikasi yang aktif membangun ekosistem AI nasional. Sinergi strategis antara kampus, pemerintah, komunitas, dan industri ini diharapkan dapat mempercepat lahirnya solusi Artificial Intelligence yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan daya saing Indonesia di tingkat global.
Artikel Terkait
Google Sediakan Fitur Bawaan Lacak, Kunci, hingga Hapus Data Ponsel Android yang Hilang
WhatsApp Bisa Diakses Tanpa Scan Kode QR, Pakar Ingatkan Risiko Penyadapan dan Pelanggaran Privasi
YouTube Batasi Akses Pengguna di Bawah 16 Tahun di Indonesia Patuhi PP Tunas
Peneliti Temukan Spesies Baru Laba-laba Hantu di Habitat Bambu Jawa