PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berpartisipasi aktif dalam webinar nasional bertajuk "Masa Depan Inovasi Indonesia: Dari Ide ke Dampak Nyata" yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Dewan Pendidikan Tinggi (DPT). Acara strategis ini berlangsung pada Kamis (30/10).
Dalam paparannya, Direktur IT Digital Telkom Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi, menekankan pentingnya inovasi yang tidak berhenti di laboratorium riset, tetapi harus mampu memberikan manfaat konkret bagi masyarakat dan bisnis. Ia memperkenalkan pendekatan komprehensif melalui konsep "hulunisasi dan hilirisasi" sebagai kunci pertumbuhan ekosistem inovasi berkelanjutan.
Hulunisasi difokuskan pada pembentukan talenta digital, penguatan riset terapan, dan peningkatan literasi digital di tingkat akademik. Sementara hilirisasi berperan dalam menerapkan hasil inovasi secara langsung di berbagai sektor industri dan layanan publik.
Implementasi kedua konsep ini diwujudkan Telkom melalui empat pilar strategis dalam AI Center of Excellence (AI CoE):
Artikel Terkait
X Patuhi PP TUNAS, Batas Usia Pengguna di Indonesia Naik Jadi 16 Tahun
WhatsApp Permudah Buat Stiker Hampers Lebaran dengan Fitur AI
Resident Evil Requiem Catat Rekor, Terjual 6 Juta Kopi dalam Dua Minggu
Pemerintah Larang Anak di Bawah 16 Tahun Buat Akun Media Sosial Mulai 2026