Setidaknya dua puluh orang diamankan oleh aparat Iran di wilayah barat laut negara itu. Mereka dicurigai berkolaborasi dengan Israel. Penangkapan ini terjadi lebih dari dua pekan setelah konflik di Timur Tengah kembali memanas.
Menurut kantor berita Fars yang mengutip pernyataan jaksa provinsi Hossein Majidi, para tersangka itu tertangkap tangan saat mengirimkan data sensitif.
"Dua puluh orang ditangkap dan ditahan setelah mereka ditemukan mengirimkan detail lokasi militer, penegak hukum, dan keamanan kepada musuh Zionis," ujarnya.
Penggerebekan ini berlangsung di Provinsi Azerbaijan Barat, menyasar sebuah jaringan yang diduga terkait Israel. AFP melaporkan hal itu pada Minggu (15/3/2026).
Sejak perang pecah, pihak berwenang Iran memang gencar melakukan operasi serupa. Ratusan orang telah dibekuk dalam beberapa hari terakhir dengan tuduhan bekerja sama tidak hanya dengan Israel, tapi juga Amerika Serikat.
Artikel Terkait
Bus Tabrak Lima Mobil Pemudik di Tol Batang, Satu Luka Ringan
Petugas KAI Bergerak di Stasiun Pekalongan Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran
Arus Mudik Mulai Padati Rest Area Tol Jakarta-Merak, Puncak Diprediksi 18 Maret
Delapan Anggota Polisi Gaza Tewas dalam Serangan Udara Israel di Zawaida