Serangan udara Israel kembali mengguncang Gaza. Kali ini, sebuah kendaraan polisi menjadi sasaran di kota Zawaida, kawasan tengah Jalur Gaza. Akibatnya, delapan orang dilaporkan tewas.
Konfirmasi datang dari pihak Rumah Sakit Al-Aqsa di Deir al-Balah.
"Delapan martir tiba sebagai akibat dari penargetan kendaraan polisi di kota Zawaida di Jalur Gaza tengah," bunyi pernyataan resmi mereka, seperti dilaporkan AFP, Minggu (15/3/2026).
Menurut Kementerian Dalam Negeri Gaza yang dikelola Hamas, semua korban adalah anggota kepolisian. Di antara mereka adalah Kolonel Iyad Abu Yousef, yang menjabat sebagai kepala polisi di Gaza tengah.
Serangan ini terjadi di tengah situasi yang sudah sangat tegang. Padahal, sebuah delegasi Hamas sebenarnya dijadwalkan untuk bertemu dengan pejabat Mesir di Kairo pada hari yang sama. Di sisi lain, laporan lain juga muncul dari badan pertahanan sipil Gaza. Mereka menyebut empat orang tewas lebih dulu dalam serangan Israel di kamp pengungsi Nuseirat, tak jauh dari lokasi ini.
Ditanya soal kedua insiden mematikan itu, militer Israel hanya memberikan tanggapan singkat: mereka sedang menyelidiki laporan-laporan tersebut.
Artikel Terkait
Menhub Sebut Antrean Truk di Bandar Bakau Jaya Bagian dari Strategi Urai Kepadatan Merak
BRIN dan Agrinas Palma Jalin Kerja Sama Dongkrak Riset Sawit Berkelanjutan
Cuaca Ekstrem di Bandara Juanda Sebabkan 9 Penerbangan Delay dan 4 Dialihkan
Drone Serang Pangkasan AS-Italia di Kuwait, Fasilitas Hancur tapi Tak Ada Korban