Nah, buat calon pemberi informasi, AS punya pesan khusus. Mereka mendorong agar info dikirim melalui jalur aman seperti Tor atau Signal. Imbalannya tak main-main: "Informasi Anda bisa membuat Anda memenuhi syarat untuk relokasi dan tentu saja, hadiah uang tunai."
Program ini sebenarnya bukan hal baru. Ini adalah bagian dari inisiatif lama mereka, "Hadiah untuk Keadilan", yang memang biasa menawarkan uang untuk intelijen yang berujung pada penangkapan atau penuntutan buronan.
Latar belakang semua ini tentu panas. Perang antara AS-Israel dengan Iran masih terus bergulir sejak akhir Februari lalu. Situasinya makin memanas setelah Ayah Mojtaba, Ali Khamenei, tewas dalam sebuah serangan bom pada tanggal 28 Februari tepat di awal konflik bersenjata itu. Kini, dengan tawaran hadiah miliaran rupiah, Washington jelas sedang memperhebat tekanan.
Artikel Terkait
Wamen Haji dan Umrah Kutuk Keras Penyerangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Sidang Nikita Mirzani vs Reza Gladys: 14 Bukti Baru Diajukan, Tim Hukum Ajukan Keberatan
Arus Mudik Lebaran Mulai Meningkat, 285 Ribu Kendaraan Sudah Keluar dari Jakarta
KPK Tahan Mantan Menag Yaqut, Dugaan Korupsi Kuota Haji Diperdalam