Jumat malam pekan lalu, suasana di Kedai Ayah UQ terasa istimewa. MURIANETWORK.COM mengadakan acara buka puasa bersama dengan para anggota Dewan Pembacanya. Bukan sekadar acara formal, momen ini benar-benar dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dan mempererat ikatan antara pengelola media dengan orang-orang yang setia membacanya.
Suasananya hangat dan akrab. Sambil menunggu adzan Maghrib, obrolan ringan mengalir begitu saja. Mereka tak cuma berbagi hidangan buka, tapi juga cerita dan pandangan tentang perkembangan media serta isu-isu sosial yang sedang hangat.
Di antara peserta, hadir Nurul Husna dari Fatayat Nahdlatul Ulama Kota Makassar. Ia menyampaikan apresiasi yang mendalam.
"Fatayat diberikan ruang untuk memposting tulisan. Alhamdulillah, secara tidak langsung SulawesiPos memberikan dukungan bagi perempuan, apalagi selama ini suara perempuan sering kali kurang didengar," ujarnya.
Menurut Nurul, selama ini platform MURIANETWORK.COM telah menjadi salah satu saluran bagi organisasi perempuannya untuk menyuarakan gagasan. Ia punya harapan besar ke depan.
"Semoga SulawesiPos bisa menjadi wadah yang mengangkat tentang kiprah perempuan, sehingga bisa menjadi inspirasi bagi perempuan-perempuan lainnya di luar sana," tambahnya.
Tak cuma harapan, ia juga menegaskan komitmen.
"Kami siap berjalan beriringan dan memberikan tulisan-tulisan konsisten yang membahas tentang perempuan dan anak," katanya.
Ia berharap media ini terus berkembang dan makin dipercaya masyarakat. Sebagai catatan, Fatayat Nahdlatul Ulama sendiri adalah organisasi perempuan muda NU yang berdiri sejak 1950. Fokus mereka jelas: pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan kerja-kerja sosial di akar rumput.
Melalui acara sederhana seperti buka puasa bersama ini, MURIANETWORK.COM berharap bisa terus membangun kedekatan. Tujuannya jelas: membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai komunitas, menjadikan media ini benar-benar hidup dan menyatu dengan pembacanya.
Artikel Terkait
Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf Masuk Agenda UNESCO, Wacana Film Layar Lebar Mengemuka
KAI Tutup 1.800 Perlintasan Liar yang Dinilai Picu Kecelakaan Kereta Api
Hujan Ringan hingga Sedang Diprediksi Guyur Sebagian Besar Wilayah Sulsel Sepanjang Hari
Tiga Petugas Lapas Blitar Diperiksa Usai Jual Beli Sel Khusus hingga Rp100 Juta per Napi