Vonis 10 bulan penjara untuk musisi Fariz RM akhirnya benar-benar berkekuatan hukum tetap. Mahkamah Agung, dalam putusannya, menolak permohonan kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum. Dengan kata lain, putusan pengadilan negeri sebelumnya dikuatkan.
Keputusan ini sekaligus mengakhiri upaya banding dari pihak jaksa.
"Amar putusan, tolak. Menolak permohonan kasasi penuntut umum," bunyi putusan yang diunggah di laman MA pada Jumat (19/12) itu.
Lantas, kenapa jaksa masih mengajukan kasasi?
Alasannya sederhana: mereka merasa vonisnya terlalu ringan. Jaksa sebelumnya menuntut enam tahun penjara, jauh lebih berat dari hukuman 10 bulan yang akhirnya dijatuhkan. Fariz sendiri telah dinyatakan terbukti bersalah menyalahgunakan dan memiliki narkoba.
Majelis hakim agung yang dipimpin Prim Haryadi, dengan anggota Achmad Setyo Pudjoharsoyo dan Agustinus Purnomo Hadi, telah memutuskan permohonan bernomor 12357 K/PID.SUS/2025 itu sejak Senin (15/12). Hasilnya, vonis untuk penyanyi 'Sakura' itu tak berubah.
Ia tetap harus menjalani hukuman 10 bulan penjara plus denda Rp 800 juta. Kalau denda tak dibayar, ada sanksi tambahan penjara dua bulan.
Dalam sidang sebelumnya, Hakim Ketua Lusiana Amping sudah menyatakan keyakinannya atas kesalahan Fariz.
"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Fariz Rustam Munaf alias Fariz RM dengan pidana penjara selama 10 bulan dan denda sejumlah Rp 800 juta," tegas Lusiana kala itu.
"Dengan ketentuan jika pidana denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana penjara selama 2 bulan," imbuhnya.
Nah, dalam pertimbangannya, majelis hakim menyoroti beberapa hal. Di satu sisi, sikap Fariz yang sopan dan kooperatif di persidangan, plus pengakuannya, dianggap sebagai faktor peringan. Tapi di sisi lain, ada hal yang memberatkan: fakta bahwa ia berulang kali memakai narkoba dan dinilai tidak mendukung upaya pemerintah memberantas narkoba. Pada akhirnya, timbangan itulah yang membawa vonis 10 bulan itu.
Artikel Terkait
Jakarta Mulai Gerakan Pemilahan Sampah Antisipasi Pembatasan Timbunan di Bantargebang
Pemimpin ASEAN Sepakat Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan di Tengah Ketidakpastian Global
Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Qatar, Peluang Lolos ke Perempat Final Piala Asia Semakin Berat
Timnas Indonesia U-17 Kalah 0-2 dari Qatar, Peluang Lolos ke Perempat Final Piala Asia U-16 Makin Sempit