Dari caranya beraksi, pelaku terlihat terorganisir. Bukan sekadar orang iseng di jalanan. "Nggak cuma satu motor berdua gitu. Ada simbol-simbol tertentu di lapangan. Aksinya terencana. Jahat sekali, biadab," ucap Novel.
Janji Polri: Akan Tuntas
Di sisi lain, Polri menjamin kasus ini akan dibongkar. Mereka sudah bergerak cepat, mengecek CCTV dan memeriksa sejumlah saksi.
Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menyebut Kapolri memberi atensi khusus.
"Bapak Kapolri sebagai pimpinan telah memberikan atensi khusus terhadap penanganan dan pengungkapan kasus ini," kata Isir di Mabes Polri.
Penanganan utama ada di Polres Jakpus. Namun untuk mempercepat, Polda Metro Jaya dan Bareskrim turun tangan membantu.
"Penanganan di Satreskrim Polres Jakarta Pusat dapat backup dari Polda Metro Jaya dan Bareskrim," jelasnya.
Isir menegaskan proses hukum akan dijalankan secara ilmiah. Itu janji mereka. Tinggal kita tunggu realisasinya di lapangan.
Artikel Terkait
38 PMI Dideportasi dari Malaysia Tiba di Dumai, Gelombang Ketiga di Ramadan
Presiden Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam untuk Kebutuhan Dalam Negeri Dulu
Serangan Drone di Irak Utara Tewaskan Dua Anggota Kelompok Kurdi, Diduga Dilakukan Iran
Menko Hukum Yusril Kecam Penyerangan Biadab terhadap Aktivis KontraS