Novel Baswedan, mantan penyidik senior KPK, angkat bicara soal penyerangan terhadap Andrie Yunus dari KontraS. Ia mengapresiasi langkah Polri yang telah memulai investigasi. Tapi apresiasi itu tak lantas membuatnya puas. Novel mendesak agar dalang di balik aksi penyiraman air keras itu segera terungkap.
"Saya dapat info Polri sudah ambil beberapa langkah investigasi. Tentu kita apresiasi. Begitu juga dengan RSCM yang sudah berikan layanan terbaik," ujar Novel.
Hal itu disampaikannya dalam jumpa pers bersama Koalisi Masyarakat Sipil, Jumat kemarin.
Bagi Novel, pengusutan tak boleh setengah-setengah. Harus menyeluruh. "Semua yang terlibat harus diusut. Aktor intelektualnya harus disentuh, dijangkau, dan diberi pertanggungjawaban yang berat," tegasnya.
Ia juga punya pesan khusus untuk Presiden.
"Saya mendesak Pak Presiden beri perhatian serius pada perkara ini. Beri dukungan penuh pada Polri agar mereka bisa mengusut tuntas. Semua pelaku harus dihukum seberat-beratnya," sambung Novel.
Menurutnya, cara penyerangan terhadap Andrie menunjukkan niat yang keji. Bukan sekadar menakut-nakuti, tapi berniat membunuh.
"Serangannya itu maksudnya membunuh, kenapa? Area mukanya yang disiram air keras. Kalau kena, korban bisa gagal napas dan meninggal," paparnya.
Artikel Terkait
38 PMI Dideportasi dari Malaysia Tiba di Dumai, Gelombang Ketiga di Ramadan
Presiden Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam untuk Kebutuhan Dalam Negeri Dulu
Serangan Drone di Irak Utara Tewaskan Dua Anggota Kelompok Kurdi, Diduga Dilakukan Iran
Menko Hukum Yusril Kecam Penyerangan Biadab terhadap Aktivis KontraS