Di bawah langit pagi Jakarta, ribuan personel berseragam rapi memadati kawasan Monumen Nasional. Mereka berkumpul untuk apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026, sebuah operasi gabungan besar-besaran yang dirancang untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri tahun ini. Suasana terasa khidmat namun penuh semangat.
Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tampil memberikan pengarahan. Ia menekankan satu hal yang dianggapnya krusial: soliditas. Menurut Sigit, tanpa kekompakan dan kerja sama yang erat, operasi sebesar ini mustahil berjalan mulus.
"Pada kesempatan ini, perlu saya tekankan kembali bahwa keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergitas kita dalam setiap pelaksanaan tugas. Bersama kita wujudkan mudik aman, keluarga bahagia," tegas Sigit di hadapan para personel.
Ucapan terima kasih pun tak lupa disampaikan. Apresiasi setinggi-tingginya diberikan Sigit kepada semua pihak yang terlibat. Dari TNI, Polri, hingga berbagai kementerian dan lembaga.
"Peserta apel dan hadirin yang berbahagia. Sebelum mengakhiri amanat ini, saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan gabungan baik dari unsur TNI, Polri, Kementerian terkait. BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, pemadam kebakaran, pramuka, dan seluruh mitra kamtibmas lainnya yang telah berpartisipasi dalam mendukung Operasi Ketupat 2026," ucapnya panjang lebar.
Artikel Terkait
KPK Beberkan Dugaan Fee ke Yaqut dari Alih Alokasi Kuota Haji Tambahan
Kapolri Ajak Mahasiswa Bersatu Dukung Langkah Pemerintah Hadapi Tantangan Global
Timnas Indonesia Luncurkan Jersey Baru, Kandang Bergaya Vintage dan Tandang Berinspirasi Batik Modern
KPK Turun Tangan Selidiki Harga Obat di Indonesia yang 5 Kali Lipat dari Malaysia