Serangan ini tentu memperkeruh situasi yang sudah panas. Konflik di Timur Tengah sekarang ini rumit jalin-menjalin. Bukan cuma soal ketegangan Iran dengan Israel dan AS. Di perbatasan utara, Israel dan Hizbullah sudah berbulan-bulan terlibat baku tembak yang intens, saling balas membalas.
Nah, sehari sebelumnya, giliran Israel yang melancarkan serangan besar-besaran. Militer Israel mengumumkan aksi mereka pada Rabu waktu setempat, menyebutnya sebagai gelombang serangan skala besar.
Tujuannya? Menghancurkan infrastruktur Hizbullah di kawasan Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut. Daerah itu dikenal sebagai bastion kekuatan kelompok yang didukung penuh oleh Teheran tersebut.
Jadi, lingkaran kekerasan ini seperti tak ada ujungnya. Setiap aksi memicu reaksi, dan ketegangan terus merayap naik, meninggalkan pertanyaan besar tentang bagaimana semua ini akan berakhir.
Artikel Terkait
Debt Collector Hentikan Mercedes di Jalan Gunung Sahari, Polisi Turun Mediasi
Kapal Kargo Thailand Diserang di Selat Hormuz, Tiga Awak Hilang
Bareskrim Sita Aset Rp 300 Miliar Terkait Dugaan Penipuan PT Dana Syariah Indonesia
Indonesia Serukan Penghentian Konflik di Timur Tengah, Tanggapi Klaim Kemenangan Trump