MURIANETWORK.COM - Seekor Gajah Sumatera ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di Riau, dengan sebagian kepala dan kedua gadingnya hilang. Polisi dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat menegaskan bahwa kematian satwa langka yang dilindungi itu adalah akibat pembunuhan yang disengaja. Temuan serpihan proyektil di tengkorak menguatkan dugaan tersebut, memicu kecaman dan seruan untuk penegakan hukum yang lebih tegas serta pemanfaatan teknologi dalam upaya perlindungan satwa.
Kecaman dan Seruan dari Anggota DPR
Merespons insiden tragis ini, Wakil Ketua Komisi IV DPR Alex Indra Lukman menyoroti pentingnya inovasi dalam upaya konservasi. Ia menekankan bahwa perlindungan terhadap satwa terancam punah seperti Gajah Sumatera sudah seharusnya memanfaatkan kemajuan teknologi.
"Saatnya kita gunakan teknologi untuk satwa yang dilindungi, seperti pemasangan pelacak agar diketahui keberadaannya," tutur Alex kepada wartawan, Senin (9/2/2026).
Lebih lanjut, politisi itu mendesak agar pelaku kejahatan terhadap satwa liar ditindak dengan tegas. Tujuannya tidak lain adalah untuk menciptakan efek jera yang mencegah terulangnya tindakan serupa di masa depan.
"Selain itu harus ada tindakan tegas yang memberi efek jera pada pelaku yang demi mencari keuntungan membunuh satwa yang dilindungi," tegasnya.
Penegasan dari Kepolisian dan Temuan Ahli
Sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan telah menyatakan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini. Pernyataan itu disampaikannya di hadapan mahasiswa dalam sebuah kuliah umum di Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru.
Artikel Terkait
Wagub Kaltara Soroti Kondisi Jembatan dan RS Rusak di Perbatasan Apau Kayan
Spekulasi Hubungan Baru Pratama Arhan dengan Selebgram Inka Andestha
Geliat Ekonomi Daerah Melonjak Tiga Kali Lipat Saat Mudik Lebaran
Senegal Ajukan Banding ke CAS Soal Pencabutan Gelar Juara Piala Afrika 2025