"Program MBG ini sebagai edukasi," jelas Sri lagi.
Ia melanjutkan, program itu bisa mengajari orang tua untuk menyempurnakan di rumah apa yang sudah didapatkan anak di sekolah. Intinya, MBG bertujuan menyehatkan sekaligus memberi pemahaman kepada orang tua tentang cara memenuhi gizi anak-anak mereka.
Nah, bicara soal koordinasi, Sri menilai pembentukan Badan Gizi Nasional oleh pemerintah adalah langkah strategis. Lembaga ini diharapkan bisa memperkuat sinergi berbagai program gizi, dari pusat sampai ke daerah. Namun begitu, peran serta masyarakat tetap dinilai krusial. Tanpa itu, program sebaik apapun sulit bertahan lama.
Di sisi lain, pemerintah ternyata sudah menyiapkan jalur pengaduan. Melalui Badan Gizi Nasional, masyarakat yang menemui masalah dalam pelaksanaan MBG entah itu soal menu atau teknis di lapangan bisa menyampaikan keluhannya. Caranya melalui kanal resmi, termasuk website dan Call Center 127.
Dengan berbagai sosialisasi yang digelar, program MBG diharapkan bukan sekadar wacana. Ia diimpikan bisa menjadi langkah nyata bersama, mengerek kesadaran kolektif tentang betapa vitalnya gizi yang cukup dan tepat untuk anak-anak kita.
Artikel Terkait
DPR Ingatkan Sanksi Tegas hingga Pemberhentian bagi Kepala Daerah yang Langgar Larangan Mudik Mendagri
Prabowo: Krisis Global Momentum Percepat Swasembada Pangan dan Energi
OJK Sodorkan Roadmap Integralitas untuk Atasi Masalah Struktural di Pasar Modal
Pengadilan Tolak Praperadilan Yaqut, Status Tersangka KPK Sah