Kasus korupsi pengadaan Chromebook yang menjerat sejumlah pejabat Kemendikbudristek kembali mengungkap detail-detail menarik. Salah satunya soal grup WhatsApp bernama 'Mas Menteri Core Team' yang belakangan mencuat. Grup itu disebut-sebut terkait dengan mantan Menteri Nadiem Makarim.
Nadiem sendiri membantah keras. Saat hadir sebagai saksi mahkota di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (10/3), dia menjelaskan duduk persoalan sebenarnya. Menurutnya, grup yang dia buat sebelum menjabat menteri punya nama lain sama sekali.
"Pada bulan Agustus 2019 sebelum Saudara menjabat sebagai menteri, Saudara ada membentuk grup WhatsApp dengan nama Mas Menteri Core Team?" tanya jaksa kala itu.
"Tidak benar," jawab Nadiem tegas.
"Atau Saudara ikut di dalam grup tersebut?"
"Tidak benar. Saya yang membuat grup, tapi namanya itu Edu Org," ujarnya.
Jadi, dari mana muncul nama 'Mas Menteri Core Team'? Nadiem mengaku, perubahan nama grup itu terjadi belakangan. Tepatnya setelah dia resmi dilantik menjadi menteri. Grup 'Edu Org' yang sama itu lah yang kemudian berubah julukan.
"Edu Org baru berubah namanya grup tersebut di saat saya dilantik menjadi menteri. Grup yang sama itu berubah menjadi 'Mas Menteri Core Team'. Itu sesuai ingatan saya," jelas Nadiem di hadapan majelis hakim.
Artikel Terkait
KIP Perintahkan UGM Buka Dokumen Akademik Jokowi, dengan Penyensoran
Atletico Madrid Hajar Tottenham 5-2, Bayern Muenchen Gencet Atalanta 1-6 di Liga Champions
Anggota DPR Sebut OTT KPK yang Jerat Bupati dan Wakil Bupati sebagai Bencana
Ditlantas Polda Metro Jaya Buka Layanan SIM Keliling di Empat Titik Jakarta