Wilayah Sumatera, terutama Sumatera Utara dan Barat, baru saja dilanda banjir bandang yang cukup parah. Bencana ini benar-benar meninggalkan duka. Bukan cuma korban jiwa yang berjatuhan, tapi juga rumah-rumah warga rusak berat, harta benda hilang tersapu arus deras. Situasinya sungguh memprihatinkan.
Merespon kondisi itu, BRI lewat program CSR-nya, BRI Peduli, langsung bergerak. Mereka turun tangan memberikan bantuan tanggap darurat untuk masyarakat yang paling terdampak. Geraknya cukup cepat, harus diakui.
Di Sumatera Utara, bantuan yang dikirim jumlahnya tidak sedikit. Ribuan paket berisi makanan siap saji, sembako, sampai obat-obatan didistribusikan. Tidak ketinggalan, barang-barang penunjang seperti pakaian, selimut, kasur, perlengkapan bayi, dan air mineral juga disiapkan. Penyalurannya dilakukan oleh karyawan BRI langsung dari unit kerja terdekat. Daerah seperti Sibolga, Tarutung, Padangsidimpuan, Stabat, Gunung Sitoli, dan Binjai menjadi titik-titik penyaluran.
Sementara itu, di Sumatera Barat, bentuk bantuannya agak berbeda. Menurut sejumlah saksi di lapangan, evakuasi warga terkendala akses. Untuk itu, BRI Peduli menyerahkan satu unit perahu karet lengkap dengan pelampung ke Posko BPBD Kota Padang. Alat ini diharapkan bisa mendukung proses penyelamatan.
Tak hanya perahu, bantuan logistik juga mengalir ke daerah ini. Ribuan paket serupa makanan, sembako, obat, kasur, perlengkapan bayi, dan air mineral disalurkan ke warga di Kota Padang, Solok, Padang Panjang, Pariaman, Painan, Bukittinggi, dan Simpang Empat.
Supaya bantuan tepat sasaran, penyerahannya dilakukan langsung oleh Tim Elang Relawan BRI bersama karyawan setempat. Mereka turun ke lokasi, memastikan bantuan sampai ke tangan yang membutuhkan.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah ini.
“Melalui program BRI Peduli senantiasa berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah, termasuk pada bencana banjir di Sumut-Sumbar ini,” ungkapnya.
Ia menegaskan, BRI terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan.
“Kami berkomitmen untuk terus aktif dan bergerak cepat menyalurkan berbagai bantuan bagi warga terdampak bencana, membantu mempercepat pemulihan pascabencana,” tegas Hery.
Di sisi lain, BRI juga sedang melakukan pemantauan menyeluruh. Mereka menginventarisasi aset dan unit kerja di daerah bencana, berupaya agar layanan perbankan bisa normal kembali secepatnya. Unit kerja terdekat yang tidak terdampak pun disiagakan untuk mendukung pemulihan kegiatan ekonomi masyarakat. Langkah-langkah ini diharapkan bisa memberi sedikit napas lega di tengah kesulitan.
Artikel Terkait
IHSG Merosot Tujuh Hari Beruntun, Tertekan Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Asing
Harga Aluminium Anjlok Akibat Harapan Baru Negosiasi Damai AS-Iran
MNC Digital Entertainment Ajukan Pencatatan Saham Sekunder di Bursa Hong Kong
KAI Tutup Sementara Commuter Line Stasiun Bekasi Timur Usai Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek, 6 Tewas