Televisi di seluruh dunia masih memutar klaim Presiden Trump bahwa perang di Timur Tengah hampir berakhir. Tapi dari Teheran, jawabannya datang dengan nada keras dan penuh keyakinan. Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) justru menyatakan bahwa merekalah pihak yang akan "menentukan akhir perang" di kawasan itu.
"Kamilah yang akan menentukan akhir perang," tegas mereka dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP, Selasa (10/3/2026).
Pernyataan itu terang-terangan menolak narasi Gedung Putih. "Situasi dan status masa depan kawasan ini sekarang berada di tangan angkatan bersenjata kami," imbuhnya. "Pasukan Amerika tidak akan mengakhiri perang."
Klaim Trump sendiri disampaikan dari klub golfnya di Doral, Florida, dalam sebuah wawancara telepon dengan CBS News. Menurutnya, konflik yang dilancarkan AS dan Israel sejak 28 Februari lalu itu sudah "sangat tuntas". Washington, katanya, bergerak jauh lebih cepat dari perkiraan awal yang menyebut perang bakal berlangsung empat hingga lima pekan.
Artikel Terkait
Presiden Korsel Akui Tak Bisa Cegah AS Pindahkan Rudal Patriot ke Timur Tengah
Korban Rekam Sendiri Pelecehan Seksual di KRL, KCI Lacak Pelaku Lewat CCTV
Polisi Tangkap Tersangka Pembunuh Mantan Aktivis Pelabuhan di Bekasi
Netflix Akuisisi Studio AI InterPositive Milik Ben Affleck