Di tengah suasana Ramadan, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia menyambangi Pondok Pesantren Az-Zainiyyah di Nagrok, Sukabumi. Kunjungan ini bukan sekadar seremonial belaka. Ada pesan penting yang ia bawa, terutama soal kesempatan yang lebih adil bagi para santri.
Bahlil dengan tegas berjanji akan mendorong agar beasiswa LPDP tak hanya dinikmati oleh mereka yang menempuh pendidikan umum. "Lewat Fraksi Partai Golkar, kami lagi berupaya betul," ujarnya.
"Dana LPDP ini juga jangan hanya dirasakan oleh pendidikan-pendidikan umum. Harus mengalir kepada santri-santri," tegas Bahlil di hadapan para santri, Minggu lalu.
Menurutnya, anggapan bahwa lulusan sekolah umum lebih hebat adalah keliru. Bahlil justru mengambil contoh dari pengalaman pribadinya. Ia sendiri berasal dari SD Inpres, sekolah sederhana di pelosok.
"Saya menganut mazhab bahwa sekolah tidak menjamin kualitas seseorang," katanya. "Yang menjamin ya orang itu sendiri."
Ia yakin pesantren punya kualitas yang tak kalah, bahkan kerap lebih baik. Hanya saja, menurut Bahlil, yang kurang adalah sentuhan dan kesempatan. Ia menyindir persyaratan beasiswa yang dianggapnya terlalu memberatkan anak-anak dari kalangan biasa.
Artikel Terkait
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Anggota Ombudsman Terkait Kasus Suap Minyak Goreng
Jadwal Salat dan Imsak Palembang untuk 20 Ramadan 1447 H
KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong dalam OTT Kedua di Ramadan 2026
BMKG Catat 20 Kali Gempa dalam 5 Jam, Belum Ada Laporan Kerusakan