Sebagai bentuk kepedulian, Kementerian Kebudayaan pun memberikan bantuan simbolis untuk pemulihan. Bantuan serupa sebelumnya juga telah dialirkan untuk renovasi Madrasah Tsanawiyah setempat. Harapannya, kegiatan belajar-mengajar dan upaya pelestarian budaya bisa segera kembali berdenyut normal.
Memang, jejak sejarah kawasan ini sangat panjang. Sejak awal abad ke-20 di masa Kesultanan Langkat, Institut Jam'iyah Mahmudiyah telah menjadi magnet bagi pelajar dari berbagai penjuru Nusantara, bahkan Asia Tenggara. Dari bangku pendidikannya telah lahir tokoh-tokoh nasional kelas kakap.
Salah satu yang paling dikenal adalah Adam Malik. Pria yang pernah menduduki kursi Wakil Presiden RI, Menteri Luar Negeri, hingga Presiden Majelis Umum PBB itu, adalah bukti nyata kontribusi kawasan ini bagi bangsa.
Di akhir kunjungan, harapan Fadli Zon sederhana namun penuh makna.
“Semoga Institut Jam'iyah Mahmudiyah dan sekolah-sekolah yang ada di kawasan ini bisa terus maju. Dan tentu saja, melahirkan sumber daya manusia yang luar biasa bagi Indonesia,” tutupnya.
Artikel Terkait
Polisi Ciawi Amankan Pikap Curian lewat Penyamaran Jadi Calon Pembeli
Dolar AS Menguat sebagai Safe Haven di Tengah Gejolak Minyak dan Bursa
Longsor Sampah di Bantargebang Tewaskan Empat Orang, Dua Selamat
Pemerintah Hentikan Sistem Open Dumping di DKI Usai Longsor Tewaskan 4 Orang di Bantargebang