Ini bukan insiden pertama. Meski gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah sudah berlaku sejak November 2024, ketegangan di perbatasan utara Israel tak pernah benar-benar reda. Israel beberapa kali melancarkan serangan di berbagai wilayah Lebanon pekan ini, bahkan mengerahkan pasukan darat di daerah perbatasan.
Yang menarik, kawasan Raouche sebenarnya relatif tenang selama konflik sebelumnya. Tempat ini adalah kawasan wisata utama, ramai dengan kafe dan pemandangan lautnya yang indah. Serangan langsung ke jantung area seperti ini menandai sebuah eskalasi baru.
Konflik Lebanon sendiri tak bisa dilepaskan dari perang yang lebih luas di Timur Tengah. Semuanya memanas setelah Hizbullah kelompok militan yang didukung Iran melancarkan serangan balasan atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam sebuah operasi gabungan AS-Israel sebelumnya.
Kini, Beirut kembali berduka. Asap sudah sirna, tapi ketakutan dan kemarahan masih menggantung di udara. Sementara di luar sana, ancaman serangan berikutnya sepertinya hanya soal waktu.
Artikel Terkait
Bazar Prime Ramadan Jakarta 2026 Digelar di Balai Kota, Dukung UMKM dan Santuni Anak Yatim
Banjir Dua Meter Rendam Pela Mampang, Brimob Evakuasi Warga
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Perairan dekat Sinabang, Tidak Berpotensi Tsunami
Anak Temukan Jasad Ibu Tinggal Tulang Belulang Saat Bersihkan Rumah di Depok