"Dan untuk itu, saya sudah meminta pada seluruh jajaran, kurang lebih 1.200 pompa dipersiapkan dan termasuk pompa portabel di beberapa daerah, salah satunya yang selalu jadi persoalan adalah di Daan Mogot dan di DI Panjaitan,"
jelas Pramono.
Upaya itu rupanya membuahkan hasil, meski tak sempurna. "Alhamdulillah, di dua tempat itu dari tadi pompa terus dilakukan dan lalu lintas bisa berjalan walaupun ada sedikit genangan," tambahnya.
147 RT Terendam, Salah Satu Genangan Capai 1,7 Meter
Di sisi lain, data terbaru dari BPBD DKI Jakarta menggambarkan situasi yang cukup serius. Hingga pukul sembilan pagi tadi, banjir telah merendam 147 Rukun Tetangga (RT) dan 19 ruas jalan.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 147 RT dan 19 Jalan tergenang,"
kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, Minggu (8/3/2026).
Yang mengkhawatirkan, ketinggian air di beberapa lokasi ternyata tak main-main. Catatan BPBD menunjukkan ada genangan yang mencapai kedalaman 1,7 meter cukup untuk menyurutkan sebagian besar kendaraan roda dua.
Kini, personel BPBD telah dikerahkan untuk memantau perkembangan genangan di tiap wilayah. Mereka juga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Tujuannya jelas: mempercepat penyedotan air dan memastikan saluran-saluran air berfungsi dengan baik, sebelum hujan berikutnya mungkin datang.
Artikel Terkait
Bazar Prime Ramadan Jakarta 2026 Digelar di Balai Kota, Dukung UMKM dan Santuni Anak Yatim
Banjir Dua Meter Rendam Pela Mampang, Brimob Evakuasi Warga
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Perairan dekat Sinabang, Tidak Berpotensi Tsunami
Anak Temukan Jasad Ibu Tinggal Tulang Belulang Saat Bersihkan Rumah di Depok