Penyebabnya mayoritas akibat curah hujan tinggi yang tak bisa lagi ditampung tanah dan saluran. Namun di beberapa titik, seperti di Kembangan dan Petogogan, genangan diperparah oleh luapan kali.
Berikut rincian wilayah yang terdampak:
Jakarta Barat (26 RT)
- Kel. Kedaung Kali Angke: 4 RT (60-70 cm)
- Kel. Rawa Buaya: 4 RT (60 cm)
- Kel. Kedoya Selatan: 4 RT (30 cm)
- Kel. Kedoya Utara: 4 RT (20 cm)
- Kel. Sukabumi Selatan: 2 RT (100 cm)
- Kel. Joglo: 1 RT (65 cm)
- Kel. Kembangan Selatan: 5 RT (40-50 cm) – juga karena luapan kali
- Kel. Kembangan Utara: 2 RT (60 cm) – juga karena luapan kali.
Jakarta Selatan (22 RT)
- Kel. Cilandak Barat: 1 RT (120 cm)
- Kel. Cipete Utara: 3 RT (170 cm)
- Kel. Petogogan: 12 RT (20 cm) – dipengaruhi luapan Kali Krukut
- Kel. Pela Mampang: 1 RT (170 cm) – akibat luapan Kali Mampang
- Kel. Duren Tiga: 3 RT (60-100 cm)
- Kel. Cilandak Timur: 2 RT (120 cm).
Jakarta Timur (57 RT)
- Kel. Bidara Cina: 4 RT (150-160 cm)
- Kel. Kampung Melayu: 19 RT (130 cm)
- Kel. Cawang: 7 RT (50-90 cm)
- Kel. Cililitan: 2 RT (90 cm)
- Kel. Ciinang Melayu: 13 RT (100 cm)
- Kel. Halim Perdana Kusuma: 12 RT (25-70 cm).
Sementara itu, lalu lintas di 19 ruas jalan juga terganggu akibat genangan. Beberapa di antaranya adalah Jalan Daan Mogot di beberapa titik, Jalan Kapten Pierre Tendean, Jalan Cileduk Raya, serta sejumlah ruas di Jakarta Pusat seperti di sekitar Bendungan Hilir dan Petamburan.
Artikel Terkait
Honda Insight Kembali sebagai EV, Diproduksi di China untuk Pasar Jepang
Tim Hukum Yaqut Soroti Lima Kejanggalan Prosedur Penetapan Tersangka oleh KPK
Banjir Rendam 147 RT dan 19 Ruas Jalan di Jakarta, Ketinggian Air Capai 1,7 Meter
Israel Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan ke Depot Minyak di Teheran