Hal itulah yang kemudian dianggap telah mencederai hubungan yang selama ini coba dibangun.
Di sisi lain, Viking mengklaim selama ini kerap menerima provokasi. Tapi mereka memilih untuk tidak membalas. Itu semua dilakukan demi menghormati pesan pendahulu dan menjaga situasi agar tetap kondusif.
Tapi tampaknya ada batasnya. Setelah mempertimbangkan matang-matang berbagai kejadian belakangan, keputusan untuk menjaga jarak akhirnya diambil. Langkah ini menandai babak baru dalam hubungan kedua kelompok suporter yang dulu sering disebut bersaudara ini.
Artikel Terkait
Intelijen AS: Rusia Diduga Beri Data Sensitif ke Iran untuk Incar Aset Militer AS di Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan Aturan Penyeberangan Khusus untuk Mudik Lebaran 2026
Andre Rosiade Bagikan 500 Paket Sembako ke Warga Jati Jelang Ramadan
Prancis Perkuat Armada di Mediterania dan Teluk Amid Ketegangan Timur Tengah