Waspada, Banjir Bawa Ancaman Tersembunyi: Listrik!

- Senin, 26 Januari 2026 | 14:45 WIB
Waspada, Banjir Bawa Ancaman Tersembunyi: Listrik!

Hujan deras dan banjir yang melanda beberapa wilayah akhir-akhir ini bukan cuma soal genangan air. Ada bahaya lain yang mengintai, seringkali tak terlihat: listrik. Menyikapi peringatan cuaca ekstrem dari BMKG yang diprediksi masih berlangsung, PT PLN (Persero) secara khusus mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan di rumah.

Gregorius Adi Trianto, Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, menegaskan bahwa keselamatan warga adalah hal paling utama bagi mereka dalam situasi seperti ini.

"Saat cuaca ekstrem, keselamatan pelanggan dan masyarakat menjadi fokus utama kami. PLN mengimbau agar masyarakat selalu memperhatikan aspek keselamatan kelistrikan di rumah maupun di lingkungan sekitar," jelas Gregorius, Sabtu (24/1/2026).

Lalu, apa saja yang harus dilakukan kalau air mulai masuk ke dalam rumah? Langkah pertama dan paling krusial: segera matikan aliran listrik lewat MCB di meteran. Jangan tunda. Ini langkah dasar untuk mencegah sengatan listrik yang bisa berakibat fatal.

Kedua, cabut semua peralatan elektronik dari stop kontak. Jangan lupa, pindahkan kulkas, TV, atau perangkat lain ke tempat yang lebih tinggi kalau genangan air terlihat makin naik. Tujuannya jelas, menghindari korsleting yang bisa memicu kebakaran.

Nah, yang ketiga ini sering terlupa. Setelah banjir surut, jangan buru-buru mencolokkan kembali peralatan listrik. Pastikan semuanya benar-benar kering dulu. Air adalah penghantar listrik yang kuat, dan perangkat yang masih lembab bisa jadi ancaman serius.

"Langkah ini agar masyarakat terhindar dari potensi bahaya listrik karena air merupakan konduktor yang kuat. Mari kita tingkatkan kewaspadaan kita khususnya saat terjadi hujan lebat yang berpotensi banjir," tambah Gregorius.

Di sisi lain, PLN juga meminta partisipasi aktif dari masyarakat. Jika melihat ada tiang listrik oleng, kabel putus, atau kondisi berbahaya lain di sekitar jaringan akibat cuaca ekstrem, segera laporkan. Tidak perlu ragu.

Gregorius menutup dengan penekanan pada prioritas mereka. "Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Dalam kondisi banjir tertentu, pasokan listrik dapat dipadamkan sementara untuk mencegah risiko yang lebih besar," ujarnya.

Intinya, di tengah ancaman cuaca ekstrem ini, kewaspadaan ekstra memang diperlukan. Lebih baik mencegah daripada mengobati, terutama ketika berurusan dengan listrik dan air.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar