Siang tadi, sekitar pukul sebelas, wilayah Kebon Baru di Tebet diguncang kejadian tak terduga. Tanah di lokasi itu tiba-tiba bergerak, menimbulkan longsor yang merusak sejumlah bangunan. Menurut laporan BPBD DKI Jakarta, setidaknya enam unit kontrakan menjadi korban amukan tanah tersebut.
Untungnya, kabar baik datang dari pihak berwenang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Rupanya, kontrakan-kontrakan itu sudah dikosongkan oleh pemiliknya sejak sekitar setahun yang lalu. Meski begitu, kerugian material tidak bisa dihindari, diperkirakan mencapai angka seratus juta rupiah.
"Penyebabnya kombinasi antara hujan dengan intensitas sedang dan kontur tanah yang memang labil dari sananya,"
demikian penjelasan resmi dari BPBD Jakarta yang diterima Jumat (6/3/2026) sore ini.
Di sisi lain, upaya penanganan darurat langsung dilakukan. Tim di lapangan memasang turap sementara dari bambu untuk mencegah pergerakan tanah lebih lanjut. Namun begitu, situasi belum sepenuhnya aman. Ancaman longsor susulan masih mengintai.
"Kami mengimbau warga tetap waspada. Kondisi tanah di lokasi masih labil, jadi potensi longsor susulan sangat mungkin terjadi,"
tambahnya mengingatkan.
Jadi, meski musibah telah berlalu, kewaspadaan harus tetap dijaga. Pihak berwenang terus memantau perkembangan di lokasi bekas longsor di Tebet itu.
Artikel Terkait
Kemendagri Apresiasi Desa Berprestasi dalam Penghargaan Tata Kelola ABPEDNAS 2026
Dua Tersangka Pembunuhan Ketua Golkar Maluku Tenggara Resmi Ditahan
RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Akhirnya Disahkan, Bertepatan dengan Hari Kartini
Pemerintah Diversifikasi Pasokan Energi dan Pupuk Antisipasi Gejolak Global