Namun begitu, kondisi si kecil R ternyata jauh lebih mengkhawatirkan. Bidan desa yang memeriksa langsung menyarankan agar anak itu secepatnya dilarikan ke RSUD Sidoarjo Barat. Sayangnya, semua sudah terlambat.
Saat tiba di rumah sakit, nyawa R tak tertolong lagi. Ia dinyatakan meninggal dunia. Jenazahnya kemudian dibawa pulang ke rumah mertua pelaku. Di sana, terjadi hal yang mencurigakan: Reza sempat melarang warga sekitar untuk melihat kondisi anaknya yang sudah tak bernyawa itu. Sikap ini kemudian memantik kecurigaan.
Dari interogasi awal, pelaku akhirnya mengaku. Ia melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya itu dengan tangan kosong. Polisi kini masih mendalami motif di balik kekerasan yang tak terpikirkan ini.
Tim dari Unit Inafis dan PPA Polresta Sidoarjo turun tangan. Mereka berkoordinasi erat untuk mengolah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti pendukung. Kasus ini masih terus diselidiki, meninggalkan duka yang dalam bagi keluarga dan tentu saja, menggugah pertanyaan besar di masyarakat.
Artikel Terkait
Cadangan Devisa Indonesia Capai USD 151,9 Miliar, Masih Jauh di Atas Standar Aman
Kompleks Bandara Baghdad Kembali Diserang Roket, Kelompok Pro-Iran Klaim Bertanggung Jawab
Delberto Cetak Hattrick, Arema FC Tetap Tumbang Usai Drama Gol Bunuh Diri
Qatar Buka Sebagian Wilayah Udara untuk Evakuasi dan Kargo Setelah Serangan Iran