Sebenarnya, ada aset lahan seluas 12 hektare di Serang, Banten. Lokasi itu ideal, kapasitasnya bisa mencapai 5.000 ekor. Tapi sayangnya, rencana itu mentok di tengah jalan.
“Peruntukan tanahnya berubah,” jelas Raditya.
“Yang tadinya boleh sebagai kandang sekarang hanya boleh untuk agrowisata. Jadi kandang yang ada tidak bisa diperlebar atau ditambah.”
Dengan opsi di Serang tertutup, mata mereka kini beralih ke sebuah lahan lain. Kawasan Ciangir di Banten, yang masih merupakan aset Pemprov DKI, jadi pilihan. Luasnya tak main-main, sekitar 100 hektare. Meski sekitar 20 hektare di antaranya sudah dipakai oleh lembaga pemasyarakatan, sisanya masih terbuka lebar untuk diolah. Inilah yang akan jadi tumpuan harapan baru untuk mewujudkan target pengadaan sapi mereka.
Artikel Terkait
Polri Serahkan Rp 58,1 Miliar Hasil Kasus Judi Online ke Kejaksaan
BPDP Gelar Edukasi Kakao dan Rahasia Cokelat untuk Tanamkan Apresiasi pada Generasi Muda
Lebih dari 1.200 Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Klaim Banyak Sasaran Sipil Hancur
Bareskrim Serahkan Rp 58,1 Miliar Hasil Rampasan Judi Online ke Kejaksaan Agung